Urgensi Tata Komunikasi bagi seorang Pemimpin

Pemimpin adalah orang yang diikuti perintahnya
Pemimpin sangat dilihat dari sejauh mana ucapannya dalam memerintah
karena jika seorang pemimpin tidak cakap dalam memerintah
maka mustahil akan ada orang yang melakukan perintah nya
karena mutlak komunikasi adalah gerbang dari suatu perintah
walaupun dalam memerintah itu dapat menggunakan Tulisan atau ucapan

Tapi sejatinya seorang pemimpin dilihat dari bagaimana ucapannya yang akhirnya tercermin dari pola ucap perintahnya
Jika seorang pemimpin tak dapat mengelola ucapannya
maka mustahil ia dapat memerintah dan otomatis mustahil juga ia dapat menjadi pemimpin yang baik

Mengelola ucapan dalam hal ini adalah dapat menjaga arti, keorisinilan kata, kejelasan ucapan, dan intonasi
Pertama mengenai Arti, seperti kita tau bahwa dalam bahasa Indonesia dalam satu kata yang sama terkadang mengandung arti yang banyak. Maka perlu untuk memperjelas kata dengan intonasi agar dapat dipahami dengan baik. Lalu, bagaimana dengan keorisinilan kata. Ucapan Seorang Pemimpin harus terjaga keorisinilan atau keaslian nya, jangan sampai seorang pemimpin berkata berdasarkan kata dari orang lain. Seorang pemimpin harus memiliki independensi dalam berucap. Semua kata yang terucap seharusnya murni dari akal pikirannya atau pengalamannya, adapun jika ada hasil diskusi maka ia akan menarik kesimpulan berdasarkan indepensi ucapannya.

Seorang pemimpin pun sebenarnya mutlak dalam berucap harus Jujur, karena seorang pemimpin dari ucapan nya lah muncul kepercayaan. Jika seorang pemimpin tidak bisa dipegang ucapannya, maka mustahil orang lain akan menyimpan kepercayaan padanya. Jika sudah tidak ada yang percaya padanya maka mustahil akan ada yang mengikuti ucapannya atau perintahnya. Maka, bagi seorang pemimpin ucapan itu adalah kunci mengkoordinir manusia dengan berbeda-beda kepala.

kemudian, kejelasan ucapan. Seorang pemimpin harus dapat mengucapkan semua apa yang ingin ia utarakan kepada orang lain dengan jelas. Hal ini dilakukan agar orang dapat memahami dengan jelas apa yang dimaksud oleh pemimpinnya.

Lalu, intonasi. Intonasi dalam ucapan harus di sesuaikan tidak hanya dengan arti kata. Namun Intonasi harus disesuaikan dengan kondisi dan objek komunikasi. Setiap kondisi memiliki teknik komunikasi yang berbeda dan setiap objek komunikasi memiliki teknik komunikasi yang berbeda.

Itulah Urgensi Tata Komunikasi bagi seorang pemimpin, semoga Pemimpin kita dapat memimpin dengan baik dan memiliki Tata Komunikasi yang baik. Karena dengan tata komunikasi yang baik, maka dengan sendirinya hubungan antarpersonal akan menjadi baik dan akhirnya akan baik dalam alur perintah, memerintah, dan yang diperintah.

Bogor, 19 Januari 2019
Riyas Yayuk Basuki, SE

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Urgensi Tata Komunikasi bagi seorang Pemimpin"

Post a Comment